Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur  merupakan satuan kerja/Unit Pelaksana Teknis yang berada di bawah pembinaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Dasar dan Menengah. Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur diresmikan pada tahun 2025 sesuai Permendikbudristek Nomor 47 tahun 2024 yang sebelumnya bernama Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur pertama kali dibentuk tahun 2009. Diresmikan pada tanggal 23 Juli 2009. Sejak awal berdiri, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mengalami enam kali pergantian kepala, yaitu Drs. Martin, M.Hum. (2009--2012), M. Luthfi Baihaqi, S.S., M.A. (2012--2016), Valentina L. Tanate, S.Pd. (2016--2020), Syaiful Bahri Lubis, S.S. (2020--2022), Elis Setiati, S.Pd., M.Hum (2022—2025) dan sejak Maret 2025 Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur dipimpin oleh Ralp Hery Budhiono hingga saat ini. Jumlah staf Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur sampai pada tahun 2026 sebanyak 17 orang PNS,  2 orang PPPK, dan 7 orang Alih Daya.

Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki wilayah kerja 21 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Balai Bahasa Provinsi NTT dalam melaksanakan tugas dan fungsi berpedoman pada budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) serta karakter insan pendidikan SANTUN (Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, dan Ngemong). Buku Panduan RAMAH dan SANTUN.

 

Profil Kepala Balai Bahasa Provinsi NTT

Profil Pegawai Balai Bahasa Provinsi NTT

Buku Panduan RAMAH dan SANTUN

Video Profil Balai Bahasa Provinsi NTT

Mars Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

 

Subkategori